Pertanyaan yang sering diajukan mengenai Penerimaan Santri Baru (PSB) Pondok Pesantren Darusy Syahadah.
Unit
pendaftaran dapat diubah dan tidak perlu melakukan pendaftaran ulang. Perubahan
unit hanya dapat dilakukan oleh admin PSB. Silakan menghubungi admin PSB untuk
menyampaikan permohonan perubahan unit atau bisa klik disini.
Secara umum, keduanya memiliki masa pendidikan 3 tahun, tetapi memiliki fokus pembelajaran yang berbeda:
Secara pelayanan dan pembelajaran, tidak ada perbedaan antara program 3 tahun dan 6 tahun. Perbedaannya terletak pada biaya daftar ulang (daful) saat melanjutkan ke jenjang SLTA.
Bisa. Tidak
masalah jika sejak awal memilih program 3 tahun. Jika setelah
menyelesaikan jenjang tersebut ingin melanjutkan ke jenjang SLTA di Darusy
Syahadah.
Namun, biaya daftar ulang (daful) di kelas 1 SLTA akan mengikuti besaran untuk santri baru. Adapun santri yang sejak awal memilih program 6 tahun, biaya daftar ulang saat melanjutkan ke kelas 1 SLTA mengikuti besaran untuk santri lama, sehingga nominalnya berbeda dengan santri baru.
Ketiganya merupakan unit pendidikan jenjang SLTA dengan masa pendidikan 3 tahun, tetapi memiliki fokus pembelajaran yang berbeda:
Jadi, intinya fokus dan konsentrasi masing-masing unit yang berbeda.
Ya, sistem
pembelajaran di STI menggunakan sistem mulazamah, yang berbeda dengan
sistem pembelajaran di unit lainnya.
Dalam sistem mulazamah, santri membersamai seorang guru dalam menyelesaikan satu kitab dalam disiplin ilmu tertentu hingga selesai. Dalam satu hari, kegiatan belajar mengajar (KBM) di STI hanya terdiri atas 2 kitab saja. Kitab tersebut dipelajari secara berkelanjutan setiap hari hingga kitab yang dipelajari itu selesai atau khatam, kemudian dilanjutkan dengan kitab berikutnya bersama guru yang tertunjuk. Dengan sistem ini diharapkan santri dapat menerima disiplin itu tersebut secara utuh dan pemahaman yang kuat.
Tidak otomatis. Namun, pendaftar yang dinilai siap berdasarkan hasil wawancara dan memenuhi ketentuan nilai seleksi dapat diterima di unit lain. Pendaftar STI dapat diterima di IKM. Adapun pendaftar KMI-TQ dan KMI-S dapat diterima di IKM atau KMI-TD. Sementara itu, pendaftar KMI-TD, KMI-TQ, dan KMI-S juga dapat diterima di IKM, sesuai hasil seleksi.
Pembelajaran IT dilaksanakan
dua kali dalam sepekan. Pada kelas 1, pembelajaran terdiri atas 70% ilmu agama
dan 30% ilmu umum dan IT. Adapun pada kelas 2 dan 3, pembelajaran terdiri atas
50% ilmu agama dan 50% ilmu umum.
Materi IT diberikan secara bertahap sesuai jenjang. Pada kelas 1, santri mempelajari kesekretariatan. Pada kelas 2, materi meliputi desain grafis, pembuatan video dakwah, serta bongkar-pasang komputer. Sementara itu, pada kelas 3, santri mempelajari kecerdasan buatan (AI) dan digital fundraising.
Panitia Penerimaan Santri Baru Pondok Pesantren Darusy Syahadah siap melayani dan membantu Anda.
Tanya Panitia PSB (WhatsApp)